Jumat, 18 Mei 2012

Indonesia Yang Gak G*blok, Indonesia Yang Go Blog : Sebuah Refleksi Gerakan Creative Minority


Ini mungkin tidak seperti dalam drama I Know What You Did From Facebook atau Republik Twitter. Ini cerita yang berbeda. Tentang sekelompok kecil, creative minority yang jengah dengan realitas problematika kebangsaannya, jengah dengan ‘barang-barang kotor’ yang tersebar bebas di dunia maya dan akhirnya melebur ke dunia nyata. Jajahan versi baru di era globalisasi. Kejengahan mereka yang menjelma kekhawatiran pada masa depan bangsa. Kekhawatiran mereka yang tersolidisasi menjadi karya-karya gagasan revolusioner dalam dunia per-Blog-an.

Gagasannya sederhana saja, gerakan persuasif yang terorganisir untuk meramaikan dunia per-Blog-an dengan hal-hal yang positif. Sederhana, tapi kita terlebih dahulu harus mengalahkan keegoan diri kita. Musuh yang cukup besar untuk ditaklukkan. Demikian berarti kita gak bisa asal asyik nulis, harus tertata timing dan temanya, kontennya harus membangun diri kita menjadi baik, juga membangun diri para pembacanya. Coretan tangan kita, kata-kata yang keluar dari ketikan jemari kita, celotehan dan komentar kita, adalah buah dari apa yang tertanam dalam diri kita, KARAKTER. Dia yang memuat pola pikir kita, jiwa, karsa, latar belakang lingkungan kita, dsb. Saya simpulkan, kita dalam gerakan sederhana ini juga berarti terlibat membangun karakter orang-orang yang menikmati tulisan kita. Membangun karakter bangsa.
Ketika gagasan bergerak dengan kesadaran yang tulus untuk membangun perbaikan-perbaikan, uang yang keluar dan tidak mendapatkan gaji pun bukan menjadi persoalan. Waktu yang mendesak, dinilai sebagai pengingat komitmen. Kepuasan orang lain, menjadi kepuasan tersendiri yang berharga tinggi. Perubahan yang terjadi sebagai efek tulisan kita, menjadi kebanggaan tanpa kesombongan.
Sejarah sudah cukup berbusa-busa menceritakan pada kehidupan manusia bahwa gerakan revolusioner di setiap bangsa-bangsa di dunia terjadi melalui creative minority yang inspiratif memimpin. Dan mereka adalah para pemilik darah muda, yang senantiasa jiwanya bergejolak menyaksikan ketidakberesan dalam realitas. Creative minority sebagai komunitas epistemik, menginisiasi gerakan-gerakan kecil melalui lokus-lokus ilmiah terorganisir. Seperti menyalakan lilin-lilin kecil di dalam gerbong perjalanan hidup yang temaram, seperti mengembangbiakkan kunang-kunang di tengah gulitanya malam dengan bintang-bintang yang redup. Bukan jumlah mereka mereka dan jumlah karya mereka yang paling prioritas bagi creative minority, tetapi misi dan efek karya mereka.
Mari terlibat membangun karakter bangsa dengan gerakan sederhana melalui Blog. Mengalahkan ego-ego pribadi, mengalahkan gerakan-gerakan negatif di dunia informasi, mendominasi dunia per-Blog-an dengan hal-hal positif, membagi inspirasi-inspirasi kebaikan. Membangun Indonesia yang gak G*blok dengan jajahan dunia informasi, membangun Indonesia yang Go Blog dan menanam investasi jangka panjang di sana untuk generasi-generasi setiap bangsa di dunia.

dalam perjalanan Jogja-Ciamis-Jogja, dengan cinta pada generasi bangsa
18 Mei 2012

20 komentar:

  1. Tulisan yang bener2 keren! Gue suka... :D
    Iya sih di jaman dulu kenapa Indonesia bisa merdeka karena munculnya kaum Creative Minority yang dengan pemikiran2 positif serta keikhlasannya dalam menjalaninya... Nggak kayak sekarang yang rata2 pada manja dan pengennya mendapat imbalan atas apa yg udah dilakukannya... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener bang, kite perkikis generasi manja..!! :)

      makasih banyak bang!!

      Hapus
  2. setuju ama yang diatas
    salam solid:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahaha, salam solid juga bal..!! :D

      *sesama Iqbal

      Hapus
  3. padanyatanya banyak yang sudah melupakan sejarah yak..

    salam solid!
    kita bikin sejarah baru yang jauh lebih baik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bang Uzay, bawaannya ngantuk soalnya kalo belajar sejarah, mending deh kalo sampe kebawa ngimpi :D
      ahaha

      kemon, kita membuat sejarah baru pemuda-pemudi Indonesia

      salam solid..!!

      Hapus
  4. yukk mari kita menjadi bagian dari orang-orang yang sedang berupaya merubah karakter bangsa ini menuju arah yang lebih baik...

    salam kenal.. salam solid BSO Allies... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayu kang, siap!!
      mulai dari diri sendiri :)

      salam kenal, salam solid!! B-)

      Hapus
  5. hmm... blogging bukan sekedar cara buat refreshing, tapi lebih dari itu, kita bisa berbagi banyaaaaak hal, jauh lebih banyak daripada yang sempat kita ucapkan..... Suara kita hanya akan terdengar sepanjang ruangan, namun tulisan kita akan terdengar sepanjang zaman... So, the worth one is better...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yak, demikian yang maksud gagasanku di tulisan ini, thanks a bunch!! :)

      salam solid!!

      Hapus
  6. wah oke banget tu gan,,setuju ane

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip bang!

      salam solid!! :)

      Hapus
    2. salam solid juga ..

      Hapus
    3. salam solid juga...

      Hapus
  7. halo gan,
    tetap semangat tinggi ya untuk jalani hari ini ! ditunggu kunjungannya :D

    BalasHapus
  8. hallo..artikel yang menarik.

    BalasHapus
  9. blog memberikan ruang pada kita untuk bebas mengaktualisasikan ide, termasuk bagi creativity minority dalam perspektif Iqbal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, bener banget..
      aktualisasi ide yang akan meledak jika dilakukan berramai-ramai dan solid!! :)

      salam solid!

      Hapus
  10. Aku setuju. :D
    Tulisannya keren dan memberi wawasan sekali. Thanks.

    BalasHapus