Rabu, 06 April 2016

Jika Memang Cinta, Jika Memang Cemburu

Jika memang cinta, maka bersiaplah dengan cemburu. Bahkan cemburu tidak perlu perintah untuk hadir, jika memang cinta.

Jika memang cinta, maka ia bukan hanya tentang cerita sepasang jiwa. Bahkan ia ada di setiap dimensi semesta dan barisan jiwa, jika memang cinta.

Jika memang cemburu, maka ia akan marah atas haknya yang direnggut. Ia mengerahkan seluruh potensi hidupnya untuk merebut kembali haknya, jika memang cemburu.

Jika memang cinta, rawatlah untuk tumbuh dan berkembang sehat mempesona. Tidak ada rela pada sentuhan noda dan hama, jika memang cinta.

Jika memang cemburu, tuntunlah jiwa pada yang makruf dengan tangan dan lisan. Sekedar tidak rela saja pada yang mungkar menjadi setitik iman, jika memang cemburu.

Jika memang cinta, ia berdiri tegak bergeming tak bertopeng di tempat yang tepat. Keberanian, amanah, pengorbanan, waspada, dan hati-hati menjadi buahnya yang nikmat, jika memang cinta.

Jika memang cemburu, adanya tidak berarti tiada. Ia bukan jasad kosong yang tidak merasa, jika memang cemburu.

Jika memang cinta, cemburu berjuang membuatnya aman. Cinta yang menggerakkan, jika memang cemburu.

.....

Jika memang cinta, cemburulah. Cemburulah, jika memang cinta.

.....

Kuala Kencana, 6 April 2016